Ayah
Karya:Widya Damayanthi
Betapa kerasnya kau membanting tulang demi kami Ayah
Aku sangat bersyukur masih bisa memelukmu Ayah
Mengapa dulu aku tak mengerti betapa lelahnya engkau mencarikan kami nafkah Ayah
Betapa durhakanya aku Ayah! Jika kini baru aku sadari itu semua
Ayah.. Maaf kan anakmu ini yang baru sadar akan pentingnya dirimu
Namun aku sekarang hanya bisa berkata terimakasih Ayah
Getaran petir yang begitu dahsyatnya pun tak meruntuhkan semangatmu
Pikiranmu hanyalah terus bekerja untuk keluarga dan anakmu
Rela kau kepanasan dan kedinginan
Impianmu hanyalah untuk membahagiakan istri dan anakmu
Orang-orang membicarakan dirimu di segala penjuru dunia
Namun kau tak pernah lelah demi mendapatkan sebongkah emas demi keluargamu tercinta
Orang lain takkan pernah mengerti betapa hebatnya kau Ayah
Tidak ada komentar :
Posting Komentar