Seperti yang kita ketahui,banyak siswa yang dikategorikan merupakan siswa yang memiliki kemampuan yang tinggi atau cerdas ternyata saat UAN malah mendapatkan nilai yang rendah ataupun sampai tidak lulus. Sedangkan anak-anak yang dianggap biasa saja ataupun dikategorikan siswa atau siswi yang tidak cerdas justru mendapatkan nilai yang tinggi. Itu semua bisa terjadi karena banyak faktor, seperti:
- tertekannnya siswa atau siswi tersebut menjelang UAN berlangsung.
- Tuntutan dari keluarga,sekolah,atau dirinya sendiri yang membuatnya menjadi depresi.
- Mulai kurangnya percaya diri seorang siswa atau siswi terhadap kemampuannya.
- Pikiran bahwa kalau tidak lulus karena nilai rendah adalah akhir dari segalanya.
- Dan masih banyak lagi.
Seharusnya pmerintah ataupun Dinas Pendidikan mengkaji ulang kebijakan-kebijakan tersebut agar generasi bangsa ini tidak meresa terbebani dan dirugikan, dan menurut saya jika perlu UAN dihapuskan saja agar pembelajaran yang telah dilaksanakan selama ini lebih efektif dan fungsional.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar